Pulau Seribu Pura

 Pulau Seribu Pura atau yang biasa dikenal sebagai Pulau Bali, merupakan sebuah tempat yang sudah tidak asing lagi di dengar. Pulau yang menjadi sarana berkunjungnya para wisatawan dalam maupun luar negeri karena terkenal dengan keindahan pantainya, contohnya seperti Pantai Kuta, Objek paling terkenal di Pulau Bali karena memiliki pasir putih dan ombak yang besar dan panjang membuat wisatawan sangat tertantang untuk mencoba berselancar, juga karena terkenal dengan matahari terbenamnya yang menakjubkan membuat para wisatawan berkunjung untuk bersuafoto saat sore menjelang malam hari.


Wisata selanjutnya yang ada di Pulau Bali ini yaitu berbagai 
Candi yang sangat unik, seperti Candi Kehen, Candi Kalibukbuk, dan Candi Gunung Kawi. Candi yang ada dibali tersebut berfungsi sebagai tempat pemujaan atau tempat peribadatan serta pemakaman para raja-raja bali. 
Bali juga dikenal dengan berbagai tarian, seperti tari Pendet, tari Kecak, dan juga tari Barong. Tari Pendet biasanya digunakan sebagai persembahan untuk leluhur, Tari Kecak biasanya digunakan sebagai upacara penyambutan tamu atau upacara keagamaan, dan sedangkan Tari Barong merupakan tarian yang menggambarkan pertempuran klasik antara "Kebaikan dan Kejahatan".
Selain itu, Pulau Bali juga terkenal dengan makanan khasnya loh! Salah satunya adalah ayam betutu, makanan khas bali yang terbuat dari ayam utuh dengan isi bumbu yang dipanggang dalam api sekam.



Dengan banyaknya keberagaman dan kebudayaan yang ada di Bali, lalu pernahkah kamu bertanya, Bagaimana cara bali tetap menjaga Keberagaman dan Kebudayaannya? Ternyata Rahasianya yaitu dengan Tri Hita Karana. Tahukah kamu apa itu Tri Hita Karana? Tri Hita Karana merupakan ajaran dalam agama Hindu yang selalu menitikberatkan bagaimana antara sesama bisa hidup berdampingan, penuh toleransi dan penuh rasa damai.                                        Tri Hita Karana berasal dari kata 'Tri" yang artinya Tiga, "Hita" yang artinya Kebahagiaan, dan "Karana" yang artinya Penyebab. Dengan demikian Tri Hita Karana berarti "Tiga Penyebab terciptanya Kebahagiaan.                                                                                            Adapun tiga bagian dari Tri Hita Karana, yaitu ;
1. Parahyangan, yaitu hubungan yang harmonis dengan tuhan. contoh ; Perlindungan pura, Pratima dan simbol keagamaan
2. Pawongan, yaitu hubungan yang harmonis dengan sesama manusia. contoh ; Saling menghargai dan saling tolong menolong dengan setiap orang
3. Palemahan, yaitu hubungan manusia dengan alam sekitar. contoh ; Menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kelestariannya


Comments